ASUS pada tanggal 17 Agustus lalu secara resmi memperkenalkan enam varian perangkat Zenfone 4 kepada publik di Taiwan.Sementara itu untuk konsumen di tanah air, ASUS bahkan telah memasarkan Zenfone 4 Max Pro sekitar dua hari sebelumnya dengan label garansi resmi.Hadir secara resmi, perangkat ini bahkan telah mengantongi sertifikat TKDN pada tanggal 20 juni lalu.Adapun untuk varian lainnyasepertinya juga akan masuk pula ke Indonesia terbukti dari telah beredarnya tayangan video iklan resmi Zenfone 4 Selfie dan Selfie Pro di YouTube yang dibintangi oleh brand ambassador ASUS Indonesia.
Bagi Anda yang berencana membeli ponsel selfie dengan baterai kuat, Zenfone 4 Max Pro termasuk salah satu perangkat yang telah memenuhi kriteria tersebut.Spesifikasinya diatas kertas terbilang mumpuni dengan baterai berkapasitas 5.000mAh yang ditemani dengan kamera selfie berukuran 16MP.Nah sebelum menentukan pilihan, baca dulu ulasan lengkapnya dengan mengikuti tulisan berikut.
#Desain
Berbeda dari model tahun sebelumnya, ZenFone 4 Max Pro kini mengusung tombol fisik home di bagian depan yang juga berperan ganda sebagai pemindai sidik jari. Tombol home berbentuk oval ASUS tanamkan tepat di bawah layar dengan diapit dua tombol masing-masing back dan recent apps. Sayangnya letak tombol back yang biasanya berada di sisi kanan sekarang berada di bagian kiri tangan pengguna. Sehingga bagi pengguna yang sebelumnya sudah terbiasa akan kerap mengalami salah pencet tombol.
Seperti ponsel kelas menengah lainnya, perangkat ini juga hadir dengan bingkai yang cukup tebal pada seluruh bagiannya.Dengan baterai berukuran jumbo, ZenFone 4 Max Pro memang tergolong ponsel dengan bobot yang cukup berat.Pada bagian kiri perangkat terdapat slot kartu dual nano SIM dan kartu microSD.Pengguna dapat memasukkan kedua kartu nano SIM dan satu kartu microSD.
Sisi kanan Max Pro dihuni oleh tombol daya yang terletak berdampingan dengan tombol pengatur volume.Ruas atasnya diisi oleh port audio jack 3.5mm, sedangkan ruas bawahnya tertanam port micro USB yang diapit oleh celah speaker dan mikrofon.
Logo ASUS tampak menghias bagian belakang dengan dua buah lubang kamera tersemat di sudut kiri atas sang perangkat.
#Layar 5,5 Inci dengan ZenMotion
Seperti pendahulunya, ASUS menyematkan layar IPS LCD berukuran 5,5 inci pada Max Pro dengan resolusi HD. Guna melindungi mata pengguna, perangkat ini juga disertai dengan filter cahaya biru. Ada pula pengaturan kecerahan layar otomatis yang dapat menyesuaikan dengan kondisi cahaya di sekitarpengguna. Selain itu, layar Max Pro juga dapat menerima sentuhan hingga sepuluh titik jari.
Funngsi touch gesture pada ZenMotion juga memungkinkan pengguna untuk menjalankan beragam fungsi menggunakan gestur jari. Contohnya, Anda bisa menyalakan layar dari posisi mati cukup dengan mengetukkan jari ke layar sebanyak dua kali.Mengakses ragam aplikasi juga bisa dilakukan cukup dengan menggambar huruf di atas layar.
Sementara untuk pilihan aplikasinya dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan.
Dua fungsi lain pada ZenMotion yakni Motion gesture dan one hand mode juga dapat Anda manfaatkan untuk mempermudah pengguna dalam mengoperasikan perangkat dalam berbagai situasi dan kondisi.
#Android Nougat dengan ZenUI 3.0
Seperti ponsel keluaran ASUS lainnya, Max Pro menggunakan sistem operasi Android dengan antarmuka ZenUI.Berbeda dengan ZenFone Live, Max Pro sudah mengusung platform Android Nougat dengan ZenUI 3.0.Ini artinya tidak seperti yang dijanjikan sebelumnya bahwa seluruh perangkat ZenFone 4 akanlangsung mendapatkan ZenUI 4.0. Akibatnya pengguna tidak akan bisa mencicipi fungsi baru yang ditawarkan seperti twin apps, ZenUI Safeguard dan lain sebagainya.
Soal antarmuka yang diusung sebetulnya tidak banyak alami perubahan dari sebelumnya dengan laci aplikasi serta pengelompokan aplikasi cerdas yang disebut sebagai smart group.Fitur app lock dan hide app telah disiapkan pula untuk membantu menjaga privasi dengan cara mengunci atau menyembunyikan aplikasi.Anda juga dapat mengunduh tema yang disediakan. Pengguna juga akan mendapatkan bonus penyimpanan Google Drive gratis sebesar 100GB selama setahun penuh.
Antarmuka ZenUI dikenal pula dengan banyaknya aplikasi bawaan yang disertakan.Guna memudahkan update, ASUS memasukkan seluruh elemen UI yang ada ke Play Store. Akibatnya begitu perangkat ZenFone terhubung ke jaringan internet, maka akan ada banyak sekali permintaan memperbarui aplikasi di Play Store. Kami mencatat ada setidaknya 42 aplikasi bawaan yang harus diupdate begitu Anda membuka Play Store.
Secara default pengguna akan menemui tiga folder bernama Google, ASUS dan Apps4U. Folder ASUS berisikan empat aplikasi masing-masing Weather, WebStorage, ZenUI FAQ dan ZenTalk.Sementara folder Apps4U diisi oleh aplikasi Facebook dan Instagram.
#Octa Core dengan Baterai 5.000mAh
Diotaki dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 430 octa core yang melaju kencang dengan kecepatan 1,4GHz, ZenFone 4 Max Pro ditemani pula RAM berkapasitas 3GB serta ruang penyimpanan seluas 32GB. Jika dirasa kurang, pengguna dapat menambahkan kartu microSD pada slot yang disiapkan terpisah dari dua slot kartu nano SIM yang dimiliki. Sebagai informasi, CPU-Z mencatat prosesor dari perangkat ini menjalankan Qualcomm Snapdragon 435, namun begitu kami meyakini ini adalah sebuah kekeliruan.Apalagi perbedaan antara 430 dengan 435 terbilang minor yakni hanya pada dukungan LTE yang dibenamkannya.
Berbekal spesifikasi hardware demikian, hampir semua aktivitas sebetulnya dapat pengguna jalankan dengan lancar dengan menggunakan smartphone ini.Dukungan sensor yang diberikan juga cukup lengkap mulai dari gyroscope, tekanan, magnet dan lain sebagainya yang sangat dibutuhkan untuk memastikan fungsi gesture yang ada pada ZenMotion dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala.
Sesuai dengan nama yang disandangnya, ZenFone 4 Max Pro juga dipersenjatai dengan baterai berkapasitas 5.000mAh yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mengisi daya perangkat lain atau reverse charging. Dalam paket penjualannya telah disertakan pula kabel USB OTG.Fitur pengisian daya cepat disisipkan pula dengan charger 10W (5V/2A) yang disertakan dalam paket penjualan.
Aplikasi PowerMaster yang disertakan siap pula membantu Anda untuk mengelola konsumsi baterai perangkat supaya dapat bertahan lebih lama.
Beralih pada kinerjanya, memainkan game Asphalt 8 pada perangkat selama kurang lebih satu jam dan tidak menemui hambatan apapun. Anda dapat melihat hasil pengujian performa sang perangkat menggunakan beberapa aplikasi benchmark seperti yang ditampilkan pada tabel.
#Dual SIM 4G LTE
Max Pro telah menyokong dua slot kartu SIM yang dapat pengguna atur untuk menggunakan jaringan 4G secara bergantian.Jika salah satu SIM menggunakan jaringan 4G, maka SIM lainnya dapat terhubung ke jaringan 3G/2G.Dukungan band frekuensi yang diberikan juga tergolong komplit sehingga dapat digandengkan dengan kartu dari operator manapun.
Perangkat ini telah dibekali pula dengan bluetooth untuk transfer data nirkabel. Jika pengguna ingin transfer data lebih kencang dapat pula memanfaatkan fitur Wi-Fi Direct yang ditanamkan. Kabel USB OTG yang disertakan tentu saja siap mempermudah pengguna untuk melakukan transfer data dengan lebih cepat.
Dual Kamera 16MP+5MP
Ikhwal pengabadi gambar, ASUS telah menyiapkan dua buah kamera utama dengan pengaturan antara sensor dengan sudut pandang normal dan sensor sudut lebar 120 derajat.Berbeda dengan ponsel kelas atas yang mengandalkan efek bokeh, kamera perangkat kelas menengah dari ASUS ini tidak menyediakannya.Anda dapat mengambil gambar time-lapse menggunakan kamera utama miliknya.Selain itu juga dibenamkan pula fitur ‘super resolution’ yang akan memotret beberapa gambar secara berurutan untuk kemudian digabungkan guna mendapatkan resolusi sebesar 34MP.
Terdapat sembilan filter warna yang ikut pula disematkan untuk memperoleh kualitas foto yang sesuai selera pengguna.Bila Anda kurang puas, maka Anda masih bisa melakukan pengaturan manual menggunakan mode Pro.Meski begitu minimnya fitur kamera yang ada seperti absennya phase detection dan laser autofocus juga tidak akan banyak meningkatkan kualitas fotonya.Terakhir demi membantu pengambilan gambar, tombol volume dapat dipakai pula sebagai tombol bidik kamera.
Sensor yang dipakai meski mengambil gambar dengan resolusi besar ternyata kurang peka dalam menangkap warna.Akibatnya, kita mendapati warna merah yang ditampilkan terlihat kurang natural. Dengan sedikit permainan cahaya, kita dapat meningkatkan ketajaman warnanya meski tentusaja ini akan menimbulkan banyak kesulitan bagi pengguna awam.
Bergeser pada keperluan membuat video, Anda bisa memilih resolusi tertinggi full HD. Audio yang dihasilkan pun dijanjikan dalam format stereo meski belum dapat menekan tingkat kebisingan lingkungan sekitar tempat pengambilan video dilakukan. Pengaturan video dengan foto yang jadi satu kerap pula membuat pengguna kebingungan karena perangkat akan secara otomatis merekam video sehingga pengguna tidak ada kesempatan untuk mengatur sudut pengambilan yang pas.
#Kamera Selfie 16MP
Mengikuti tren ponsel selfie, ASUS juga menyiapkan kamera depan dengan resolusi 16 megapiksel yang dilengkapi pula dengan lampu LED flash. Guna memperoleh kualitas selfie yang lebih optimal telah disisipkan pula fitur beautification yang akan membuat wajah tampak lebih tirus, kulit lebih halus dan mata yang lebih lebar. Seperti kamera utama, Anda dapat pula membuat gambar animasi dalam format gif.
Untuk menyiasati absennya sensor kamera wide-angle, ASUS menambahkan fitur selfie panorama yang cara kerjanya sepintas mirip dengan cara Anda mengambil gambar panorama dengan menggunakan kamera belakang.
Sebagaimana kamera belakang miliknya, ketajaman warna yang disuguhkan juga kurang istimewa. Demikian pula dengan selfie yang dihasilkan terlihat agak gelap bila dibandingkan ponsel selfie dari merek lain.
#Multimedia
Memiliki aplikasi bawaan yang berlimpah, ASUS sampai saat ini ternyata masih belum memberikan peningkatan fitur yang signifikan pada aplikasi pemutar video miliknya.Menginstal aplikasi pihak ketiga seperti MX Player adalah hal yang sebaiknya Anda lakukan bila ingin menonton film dengan subtitle. Sambil menonton, Anda dapat pula menjalankan aplikasi lain secara bersamaan dalam satu layar berkat fitur split screen yang dibawa oleh Android Nougat.
Pada aplikasi galeri, pengguna dapat mengaktifkan fitur deteksi wajah yang akan memungkinkan perangkat untuk menampilkan thumbnail wajah. Sehingga dengan demikian dapat membantu pengguna menemukan foto dengan lebih mudah.Anda juga dapat menghubungkannya dengan akun cloud storage populer seperti Google Drive, Facebook, Dropbox, OneDrive dan sebagainya.
Beranjak ke hiburan audio, pengguna akan dimanjakan dengan kehadiran fitur AudioWizard yang memungkinkan pengguna mengatur keluaran suara sesuai dengan genre lagu yang diputar. Sayangnya dalam paket penjualan belum disertakan earset. Mirisnya lagi meski masuk kategori ponsel kelas menengah, perangkat ini ternyata tidak dilengkapi dengan radio FM.
#Kesimpulan
Dengan label harga sekitar tiga juta rupiah, ponsel dengan baterai awet ini siap mendobrak pasar tanah air dengan menambahkan fitur selfie yang kini tengah populer. Berbekal kapasitas daya sebesar 5.000mAh, ZenFone 4 Max Pro dapat dimanfaatkan pula sebagai powerbank untuk mengisi ulang baterai perangkat lain. Menggunakan kombinasi kamera belakang dengan wide angle serta kamera depan untuk selfie, smartphone ini sebenarnya memiliki potensi yang cukup kuat untuk merebut pasar. Sayang sekali kualitas sensor kamera yang apa adanya serta antarmuka ZenUI yang belum versi terbaru boleh jadi akan menghambat upaya sang vendor asal Taiwan ini untuk meraih sukses di pasar tanah air.
Paket Penjualan : Handset, Charger, kabel data, kabel OTG, buku manual, kartu garansi
Warna : Emas, Hitam
Harga : Rp 2.999.000
Bagi Anda yang berencana membeli ponsel selfie dengan baterai kuat, Zenfone 4 Max Pro termasuk salah satu perangkat yang telah memenuhi kriteria tersebut.Spesifikasinya diatas kertas terbilang mumpuni dengan baterai berkapasitas 5.000mAh yang ditemani dengan kamera selfie berukuran 16MP.Nah sebelum menentukan pilihan, baca dulu ulasan lengkapnya dengan mengikuti tulisan berikut.
#Desain
Berbeda dari model tahun sebelumnya, ZenFone 4 Max Pro kini mengusung tombol fisik home di bagian depan yang juga berperan ganda sebagai pemindai sidik jari. Tombol home berbentuk oval ASUS tanamkan tepat di bawah layar dengan diapit dua tombol masing-masing back dan recent apps. Sayangnya letak tombol back yang biasanya berada di sisi kanan sekarang berada di bagian kiri tangan pengguna. Sehingga bagi pengguna yang sebelumnya sudah terbiasa akan kerap mengalami salah pencet tombol.
Seperti ponsel kelas menengah lainnya, perangkat ini juga hadir dengan bingkai yang cukup tebal pada seluruh bagiannya.Dengan baterai berukuran jumbo, ZenFone 4 Max Pro memang tergolong ponsel dengan bobot yang cukup berat.Pada bagian kiri perangkat terdapat slot kartu dual nano SIM dan kartu microSD.Pengguna dapat memasukkan kedua kartu nano SIM dan satu kartu microSD.
Sisi kanan Max Pro dihuni oleh tombol daya yang terletak berdampingan dengan tombol pengatur volume.Ruas atasnya diisi oleh port audio jack 3.5mm, sedangkan ruas bawahnya tertanam port micro USB yang diapit oleh celah speaker dan mikrofon.
Logo ASUS tampak menghias bagian belakang dengan dua buah lubang kamera tersemat di sudut kiri atas sang perangkat.
#Layar 5,5 Inci dengan ZenMotion
Seperti pendahulunya, ASUS menyematkan layar IPS LCD berukuran 5,5 inci pada Max Pro dengan resolusi HD. Guna melindungi mata pengguna, perangkat ini juga disertai dengan filter cahaya biru. Ada pula pengaturan kecerahan layar otomatis yang dapat menyesuaikan dengan kondisi cahaya di sekitarpengguna. Selain itu, layar Max Pro juga dapat menerima sentuhan hingga sepuluh titik jari.
Funngsi touch gesture pada ZenMotion juga memungkinkan pengguna untuk menjalankan beragam fungsi menggunakan gestur jari. Contohnya, Anda bisa menyalakan layar dari posisi mati cukup dengan mengetukkan jari ke layar sebanyak dua kali.Mengakses ragam aplikasi juga bisa dilakukan cukup dengan menggambar huruf di atas layar.
Sementara untuk pilihan aplikasinya dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan.
Dua fungsi lain pada ZenMotion yakni Motion gesture dan one hand mode juga dapat Anda manfaatkan untuk mempermudah pengguna dalam mengoperasikan perangkat dalam berbagai situasi dan kondisi.
#Android Nougat dengan ZenUI 3.0
Seperti ponsel keluaran ASUS lainnya, Max Pro menggunakan sistem operasi Android dengan antarmuka ZenUI.Berbeda dengan ZenFone Live, Max Pro sudah mengusung platform Android Nougat dengan ZenUI 3.0.Ini artinya tidak seperti yang dijanjikan sebelumnya bahwa seluruh perangkat ZenFone 4 akanlangsung mendapatkan ZenUI 4.0. Akibatnya pengguna tidak akan bisa mencicipi fungsi baru yang ditawarkan seperti twin apps, ZenUI Safeguard dan lain sebagainya.
Soal antarmuka yang diusung sebetulnya tidak banyak alami perubahan dari sebelumnya dengan laci aplikasi serta pengelompokan aplikasi cerdas yang disebut sebagai smart group.Fitur app lock dan hide app telah disiapkan pula untuk membantu menjaga privasi dengan cara mengunci atau menyembunyikan aplikasi.Anda juga dapat mengunduh tema yang disediakan. Pengguna juga akan mendapatkan bonus penyimpanan Google Drive gratis sebesar 100GB selama setahun penuh.
Antarmuka ZenUI dikenal pula dengan banyaknya aplikasi bawaan yang disertakan.Guna memudahkan update, ASUS memasukkan seluruh elemen UI yang ada ke Play Store. Akibatnya begitu perangkat ZenFone terhubung ke jaringan internet, maka akan ada banyak sekali permintaan memperbarui aplikasi di Play Store. Kami mencatat ada setidaknya 42 aplikasi bawaan yang harus diupdate begitu Anda membuka Play Store.
Secara default pengguna akan menemui tiga folder bernama Google, ASUS dan Apps4U. Folder ASUS berisikan empat aplikasi masing-masing Weather, WebStorage, ZenUI FAQ dan ZenTalk.Sementara folder Apps4U diisi oleh aplikasi Facebook dan Instagram.
#Octa Core dengan Baterai 5.000mAh
Diotaki dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 430 octa core yang melaju kencang dengan kecepatan 1,4GHz, ZenFone 4 Max Pro ditemani pula RAM berkapasitas 3GB serta ruang penyimpanan seluas 32GB. Jika dirasa kurang, pengguna dapat menambahkan kartu microSD pada slot yang disiapkan terpisah dari dua slot kartu nano SIM yang dimiliki. Sebagai informasi, CPU-Z mencatat prosesor dari perangkat ini menjalankan Qualcomm Snapdragon 435, namun begitu kami meyakini ini adalah sebuah kekeliruan.Apalagi perbedaan antara 430 dengan 435 terbilang minor yakni hanya pada dukungan LTE yang dibenamkannya.
Berbekal spesifikasi hardware demikian, hampir semua aktivitas sebetulnya dapat pengguna jalankan dengan lancar dengan menggunakan smartphone ini.Dukungan sensor yang diberikan juga cukup lengkap mulai dari gyroscope, tekanan, magnet dan lain sebagainya yang sangat dibutuhkan untuk memastikan fungsi gesture yang ada pada ZenMotion dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala.
Sesuai dengan nama yang disandangnya, ZenFone 4 Max Pro juga dipersenjatai dengan baterai berkapasitas 5.000mAh yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mengisi daya perangkat lain atau reverse charging. Dalam paket penjualannya telah disertakan pula kabel USB OTG.Fitur pengisian daya cepat disisipkan pula dengan charger 10W (5V/2A) yang disertakan dalam paket penjualan.
Aplikasi PowerMaster yang disertakan siap pula membantu Anda untuk mengelola konsumsi baterai perangkat supaya dapat bertahan lebih lama.
Beralih pada kinerjanya, memainkan game Asphalt 8 pada perangkat selama kurang lebih satu jam dan tidak menemui hambatan apapun. Anda dapat melihat hasil pengujian performa sang perangkat menggunakan beberapa aplikasi benchmark seperti yang ditampilkan pada tabel.
#Dual SIM 4G LTE
Max Pro telah menyokong dua slot kartu SIM yang dapat pengguna atur untuk menggunakan jaringan 4G secara bergantian.Jika salah satu SIM menggunakan jaringan 4G, maka SIM lainnya dapat terhubung ke jaringan 3G/2G.Dukungan band frekuensi yang diberikan juga tergolong komplit sehingga dapat digandengkan dengan kartu dari operator manapun.
Perangkat ini telah dibekali pula dengan bluetooth untuk transfer data nirkabel. Jika pengguna ingin transfer data lebih kencang dapat pula memanfaatkan fitur Wi-Fi Direct yang ditanamkan. Kabel USB OTG yang disertakan tentu saja siap mempermudah pengguna untuk melakukan transfer data dengan lebih cepat.
Dual Kamera 16MP+5MP
Ikhwal pengabadi gambar, ASUS telah menyiapkan dua buah kamera utama dengan pengaturan antara sensor dengan sudut pandang normal dan sensor sudut lebar 120 derajat.Berbeda dengan ponsel kelas atas yang mengandalkan efek bokeh, kamera perangkat kelas menengah dari ASUS ini tidak menyediakannya.Anda dapat mengambil gambar time-lapse menggunakan kamera utama miliknya.Selain itu juga dibenamkan pula fitur ‘super resolution’ yang akan memotret beberapa gambar secara berurutan untuk kemudian digabungkan guna mendapatkan resolusi sebesar 34MP.
Terdapat sembilan filter warna yang ikut pula disematkan untuk memperoleh kualitas foto yang sesuai selera pengguna.Bila Anda kurang puas, maka Anda masih bisa melakukan pengaturan manual menggunakan mode Pro.Meski begitu minimnya fitur kamera yang ada seperti absennya phase detection dan laser autofocus juga tidak akan banyak meningkatkan kualitas fotonya.Terakhir demi membantu pengambilan gambar, tombol volume dapat dipakai pula sebagai tombol bidik kamera.
Sensor yang dipakai meski mengambil gambar dengan resolusi besar ternyata kurang peka dalam menangkap warna.Akibatnya, kita mendapati warna merah yang ditampilkan terlihat kurang natural. Dengan sedikit permainan cahaya, kita dapat meningkatkan ketajaman warnanya meski tentusaja ini akan menimbulkan banyak kesulitan bagi pengguna awam.
Bergeser pada keperluan membuat video, Anda bisa memilih resolusi tertinggi full HD. Audio yang dihasilkan pun dijanjikan dalam format stereo meski belum dapat menekan tingkat kebisingan lingkungan sekitar tempat pengambilan video dilakukan. Pengaturan video dengan foto yang jadi satu kerap pula membuat pengguna kebingungan karena perangkat akan secara otomatis merekam video sehingga pengguna tidak ada kesempatan untuk mengatur sudut pengambilan yang pas.
#Kamera Selfie 16MP
Mengikuti tren ponsel selfie, ASUS juga menyiapkan kamera depan dengan resolusi 16 megapiksel yang dilengkapi pula dengan lampu LED flash. Guna memperoleh kualitas selfie yang lebih optimal telah disisipkan pula fitur beautification yang akan membuat wajah tampak lebih tirus, kulit lebih halus dan mata yang lebih lebar. Seperti kamera utama, Anda dapat pula membuat gambar animasi dalam format gif.
Untuk menyiasati absennya sensor kamera wide-angle, ASUS menambahkan fitur selfie panorama yang cara kerjanya sepintas mirip dengan cara Anda mengambil gambar panorama dengan menggunakan kamera belakang.
Sebagaimana kamera belakang miliknya, ketajaman warna yang disuguhkan juga kurang istimewa. Demikian pula dengan selfie yang dihasilkan terlihat agak gelap bila dibandingkan ponsel selfie dari merek lain.
#Multimedia
Memiliki aplikasi bawaan yang berlimpah, ASUS sampai saat ini ternyata masih belum memberikan peningkatan fitur yang signifikan pada aplikasi pemutar video miliknya.Menginstal aplikasi pihak ketiga seperti MX Player adalah hal yang sebaiknya Anda lakukan bila ingin menonton film dengan subtitle. Sambil menonton, Anda dapat pula menjalankan aplikasi lain secara bersamaan dalam satu layar berkat fitur split screen yang dibawa oleh Android Nougat.
Pada aplikasi galeri, pengguna dapat mengaktifkan fitur deteksi wajah yang akan memungkinkan perangkat untuk menampilkan thumbnail wajah. Sehingga dengan demikian dapat membantu pengguna menemukan foto dengan lebih mudah.Anda juga dapat menghubungkannya dengan akun cloud storage populer seperti Google Drive, Facebook, Dropbox, OneDrive dan sebagainya.
Beranjak ke hiburan audio, pengguna akan dimanjakan dengan kehadiran fitur AudioWizard yang memungkinkan pengguna mengatur keluaran suara sesuai dengan genre lagu yang diputar. Sayangnya dalam paket penjualan belum disertakan earset. Mirisnya lagi meski masuk kategori ponsel kelas menengah, perangkat ini ternyata tidak dilengkapi dengan radio FM.
#Kesimpulan
Dengan label harga sekitar tiga juta rupiah, ponsel dengan baterai awet ini siap mendobrak pasar tanah air dengan menambahkan fitur selfie yang kini tengah populer. Berbekal kapasitas daya sebesar 5.000mAh, ZenFone 4 Max Pro dapat dimanfaatkan pula sebagai powerbank untuk mengisi ulang baterai perangkat lain. Menggunakan kombinasi kamera belakang dengan wide angle serta kamera depan untuk selfie, smartphone ini sebenarnya memiliki potensi yang cukup kuat untuk merebut pasar. Sayang sekali kualitas sensor kamera yang apa adanya serta antarmuka ZenUI yang belum versi terbaru boleh jadi akan menghambat upaya sang vendor asal Taiwan ini untuk meraih sukses di pasar tanah air.
Paket Penjualan : Handset, Charger, kabel data, kabel OTG, buku manual, kartu garansi
Warna : Emas, Hitam
Harga : Rp 2.999.000







EmoticonEmoticon